Halaman

Translate

Jumat, 22 Februari 2013

Wanita Tercantik


Sudah berapa sering kamu merasa sepi, padahal lingkungan sekitar ramai, bahkan saat sedang berada di pesta. Pernah tanyakan pada dirimu, karena apa?
Perasaan ini yang sekarang melanda Rista, bukan karena sedang putus dengan doi, atau lagi bokek. semua ini karena sobatnya Tomik.

Rista dan Tomik uda kenal dari SMA, dan baru sekarang dia sering dengar Tomik cerita tentang seorang gadis.

Gadis ini namanya Nikta, Tom kenal sewaktu lagi berlibur. sejak pulang dari situ, Tomik jadi lebih ceria. dan sejak itu juga Rista merasa sepi...ada sebuah rasa kurang di hati.
Sebenarnya Nikta adalah seorang gadis sederhana, dia lebih suka diam di rumah, beres2 dan main piano. 

Saat dia bertemu Tom, juga diluar dugaan. saat itu dia sedang bermain piano, dan tiba2 turun hujan, karena mamanya sedang melayani pembeli yang datang ke warung, dia yang keluar angkat baju, padahal mamanya uda larang.

"Biarin Nik...tar kamu sakit"

 Tapi Nik tetap melakukannya, saat itulah Tom sedang jepret2 asal. ternyata dari yang asal jepret2 ini...dia mendapat foto seorang bidadari.

Senyuman manis Nik selalu yang Tom ingat..meskipun banyak yang ga setuju, masih teringat beberapa komentar teman2 nya...termasuk Rista, dan dari Nikta sendiri.

 "kamu bisa mendapatkan yang lebih baik"

 "kamu masih bocah, apa itu cinta...masih jauh 'tuk loe pahami...!!!"

 "apa mata kamu ga salah, masa dengan Nik..."

 "Tom, saya tao kamu tulus...tapi sungguh bukan saya yang cocok dan dampingi kamu"

Kalo di pikir-pikir, masih banyak sekali kalimat dan nasehat yang tidak menyetujui Tom. namun begitulah cara cinta bersemi. Sapa yang dapat katakan cinta itu putih, merah, menyakitkan, menyayangi..hanyalah orang yang menjalani yang dapat jelaskan.

Tom setelah pertama kali melihat Nik..langsung ke sem-sem (jatoh hati). karena rumah Nik buka warung kecil, jadi tidak sulit bagi Tom untuk datang dan nongkrong disana, meski sendiri dan main dengan kameranya.

Nikta, sewaktu kecil, pernah jatuh. sejak saat itu punggungnya jadi bengkok, dia sering diketawai dan di panggil " kura-kura ninja....."meski sedih, dia menpunyai seorang ibu yang bijak, yang selalu mengajari dia semangat hidup ini lebih penting dari apapun juga...Papanya sudah meninggal.

Sore itu Nikta seperti biasa, main piano. Tom masuk ke ruangannya dan pura2 salah jalan
Nikta    :" maaf mas...anda salah ruangan"
Tomik   :"oh...sori2..maaf saya lihat di depan ga ada orang, dan hh...permainanya bagus non"
Nikta    : "Thanks...silahkan keluar"
            "mama...mama...."
Tomik   : "fine2....sante non..."
             "ngomong2 nama saya "Tom...ik"
"hei...sapa yang tanya nama kamu bocah..cepat keluar" Teriak mama Nikta
Tomik : "oopss..maaf tante...saya tadi melihat di warung ga ada yang jaga"
Ma Nik : " ga sopan..harusnya kamu bel..bukannya main masuk ke rumah orang"
Nikta :"uda mim...suruh dia keluar dech..."
Itulah acara pertemuan mereka yang pertama. Sejak saat itu Tom makin mikirin Nikta, dan begitu juga dengan Nikta. dan Jodoh antara mereka mulai berjalan tanpa mereka sadari.

Tom : "cuaca cerah y...tumben kamu yang jaga warung? mau donk beli teh eco"
Nik  : " yang dingin ato biasa?" agak judes tapi senang melihat Tom
Saat Nikta, membalikkan badannya untuk ambil teh eco, Tom seakan seperti tiang...cuma berdiri. Karena dia baru mengetahui kalo punggung Nikta bengkok. namun dengan segera dia tutupi rasa simpatinya.
Nik : "ini teh nya...1000 perak"
Tom : "thx y..."
Tom, duduk di warung sambil minum teh, dan pikirannya masih teringat kepada Nik..terutama punggungnya. dan bertanya pada Tuhan "bagaiman mungkin seorang gadis secantik ini diberikan sakit seperti ini"
Setelah hari itu, Tom tidak pernah muncul di warung. Nikta tambah murung, dan hanya bisa main piano. dia hanya bisa katakan pada diri sendiri, hidup ini harus semangat. meskipun dihatinya seperti ada sebilah pisau yang menyayat. tiap malam dia nanggis, saat mau pakai baju dia minder, apalagi Tom sudah tidak pernah datang. Seiring berjalannya waktu, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun dan perasaan ini dia kubur di hati terdalam. 

Suatu sore ada sebuah mobil, parkir di dekat warung Nikta, didalamnya duduk seorang pemuda. Pemuda ini adalah Tomik. Setelah sore itu dia pulang, karena perasaannya yang sedang kacau, saat menyetir tiba2 mobilnya menabrak pembatas jalan. 

Tomik buta sejak kejadian itu, dan dia butuh waktu selama 5 tahun untuk mengobati matanya, namun masih kurang bagus hasilnya. matanya tidak bisa melihat jauh.Waktu 5 tahun, dia lalui dengan tidak mudah, hanya dengan satu tujuan..ingin melihat.

Meski buta, namun hatinya selalu ingat senyuman dan alunan musik piano Nikta. Dengan hati-hati, Tomik turun dari mobil dengan bawa tongkat, dia masuk ke warung yang sudah menahan cintanya setelah bertahun-tahun.
 Ma Nik : "mau beli apa?"
Tom      : "ada Nikta, tante?"
Ma Nik  : "kamu siapa, ada apa cari anakku?"
Tom      : "ada hal penting yang perlu saya sampaikan langsung ke Nikta..tolong tante..."
            "perasaan ini sudah saya simpan bertahun-tahun...."
Nikta    : "mim...sapa?" Nikta panggil mamanya dengan sebutan mima. balikkan dari mami
Saat itulah sekali lagi mata mereka bertemu lagi, setelah melewati hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun...tanpa terasa, air mata mengalir di pipi mereka masing2. Tom pun berjalan mendekati Nikta, mamanya hanya bisa melihat.

Tom : "akhirnya kita bertemu lagi, Nik. gimana kabarmu?"
Nik : " kenapa kamu tega...datang dan pergi tanpa pamit...!"
Tom : "saya sangat berterimakasih pada Tuhan, telah mendengarkan doaku, tidak membiarkan mataku buta, meski buram. supaya saya tao, wanita tercantik, terindah, itulah dirimu yang saya lihat"

Kamu ingin tao, kenapa lama sekali sejak sore itu, baru hari ini saya datang lagi. Sore itu sejak melihat punggung kamu, sakit hatiku. dan teriak pada Tuhan,kenapa gadis secantik dirimu diberikan punggung yang bengkok. Dan Tuhan menjawab pertanyaan saya dengan segera, mobil yang saya nyetir menabrak pembatas jalan, sejak itu mata saya buta. butuh waktu 5tahun untuk mengobati. dan saya sadar, mengapa kejadian ini perlu. Karena Tuhan ingin mata saya hanya melihat kamu saja Nikta. Mereka pun berpelukan, larut dalam tanggisan yang sudah terpendam bertahun-tahun.

Semua orang yang mencari cinta, tidak pernah tahu bagaimana rupa dan sifat pasangannya kelak. Jika Jodoh itu di tangan Tuhan, Dia selalu punya cara untuk mengajarkan Cinta pada setiap insan.