Halaman

Translate

Kamis, 14 Februari 2013

Patung Justice

Suatu hari seekor elang terbang, dia melihat Patung Justice sedang istirahat. Lambang keadilan/timbangan dan Pedang di simpan ke samping, sambil dia duduk.

Patung Justice = PJ; Burung Elang =BE

BE : “Kenapa kamu?”

PJ : “Istirahattt…”

BE: “tumben..belum pernah kamu begini..ada apa?”

PJ : “kamu tahu setiap saat tanpa mengenal lelah, hujan, panas,capek..saya selalu ingatkan diri harus tetap semangat dan berdiri teguh supaya Keadilan tetap ada. Namun semakin kesini hukum malah di jadikan sebagai alat kekuasaan bukan untuk menegak Keadilan”

BE : “jadi karena itu kamu tidak bersemangat lagi untuk tegakkan keadilan?”

PJ : “ya…sia-sia dan orang-orang yang dulu bersumpah akan tegakkan keadilan, mereka sudah tidak menghiraukan Pedang yang saya pegang ini dan neraca timbangan ini. Mereka membuat aku terlihat bodoh seperti ini"

BE : “kalau gitu..apa bedanya kamu dengan mereka? Jangan putus asa….asalkan kita sudah melakukan yang terbaik dan sesuai dengan hati nurani. Percayalah selalu ada jalannya…”

PJ :"betul..masih banyak orang yang perlu keadilan, yang sudah bersumpah dan tidak menjalankan dengan baik tugas2nya..Pedangku ini akan mengejar mereka"



 

 



Tidak ada komentar: