Suatu hari seekor
elang terbang, dia melihat Patung Justice sedang istirahat. Lambang
keadilan/timbangan dan Pedang di simpan ke samping, sambil dia duduk.
Patung
Justice = PJ; Burung Elang =BE
BE
:
“Kenapa kamu?”
PJ
: “Istirahattt…”
BE:
“tumben..belum pernah kamu begini..ada apa?”
PJ
: “kamu tahu setiap saat tanpa mengenal lelah, hujan, panas,capek..saya selalu
ingatkan diri harus tetap semangat dan berdiri teguh supaya Keadilan tetap ada.
Namun semakin kesini hukum malah di jadikan sebagai alat kekuasaan bukan untuk
menegak Keadilan”
PJ
: “ya…sia-sia dan orang-orang yang dulu bersumpah akan tegakkan keadilan,
mereka sudah tidak menghiraukan Pedang yang saya pegang ini dan neraca
timbangan ini. Mereka membuat aku terlihat bodoh seperti ini"
BE
: “kalau gitu..apa bedanya kamu dengan mereka? Jangan putus asa….asalkan kita
sudah melakukan yang terbaik dan sesuai dengan hati nurani. Percayalah selalu
ada jalannya…”
PJ :"betul..masih banyak orang yang perlu keadilan, yang sudah bersumpah dan tidak menjalankan dengan baik tugas2nya..Pedangku ini akan mengejar mereka"



Tidak ada komentar:
Posting Komentar